Warga Binaan Lapas Curup Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
TrotoarNews- Demi mendukung program ketahanan pangan nasional yang digalakkan oleh pemerintah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup memanfaatkan lahan kosong di lingkungan Lapas menjadi area pertanian produktif.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Curup, Untung Cahyo Sidharto mengatakan jika langkah tersebut sejalan dengan program prioritas Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan nasional.
"Untuk progres ketahanan pangan, tentunya sesuai dengan Asta Cita Presiden terkait dengan ketahanan pangan, kita turut andil dalam kegiatan ketahanan pangan nasional. Kami memberdayakan lahan yang kami punya untuk sektor pertanian," ujar Untung. Selasa (07/07).
Untung menjelaskan, di atas lahan tersebut kini telah ditanami berbagai jenis komoditas sayuran bernilai ekonomis tinggi. Proses pengelolaan lahan ini juga melibatkan warga binaan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.
"Kita tanami berbagai macam tanaman sayur, mulai dari sawi, cabai, labu siam, dan sebagainya. Hasil dari pertanian ini dapat dirasakan manfaatnya oleh para pegawai, warga binaan, hingga masyarakat luas," jelasnya.
Salah satu komoditas yang dinilai paling progresif saat ini adalah budidaya tanaman kangkung, di mana pihak Lapas sudah berhasil melakukan pemanenan dalam beberapa siklus.
"Untuk progres tanaman kangkung, kami sudah melakukan beberapa kali panen. Hasilnya kami jual kepada masyarakat yang membutuhkan di pasar, dan saat ini juga sudah ada pengepul yang menampung," kata Untung.
Pihak Lapas Curup saat ini tengah merawat komoditas lain yang memiliki masa tanam lebih panjang. Untung optimis, dalam beberapa bulan ke depan Lapas Curup akan kembali memanen komoditas utama lainnya.
"Sekarang kita tinggal menunggu hasil panen dari tanaman lain. Seperti cabai, mungkin dalam dua atau tiga bulan ke depan kita sudah bisa memetik hasil dari apa yang kita tanam hari ini," pungkasnya
Editor : Andeka Saputra

