Hari Ini Terakhir! Penerima Kuota Gratis Bagi Guru dan Pelajar Mesti Terdaftar di Dapodik

Sekretaris Disdikbud RL, Redho Yusawi


TrotoarNews
- Keluhan masyarakat tentang mahalnya harga kuota internet pasca dilaksanakannya pembelajaran jarak jauh antara pelajar dan guru di tengah pendemi Corona, mendapat respon dari pemerintah pusat. Pasalnya, dalam waktu dekat, pemerintah RI melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menyalurkan bantuan berupa kuota internet kepada masing-masing pelajar dan guru bahkan kepada mahasiswa.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) melalui Sekretaris Dinas, Redho Yusawi menuturkan, guru dan pelajar di Kabupaten Rejang Lebong baik pelajar yang berasal dari sekolah swasta dan guru berstatus honorer berpeluang untuk menerimanya. Asalkan nomor guru dan pelajar terdaftar di Dapodik. Oleh karena itu, Redho meminta pihak sekolah untuk segera mendaftarkannya.


Redho menuturkan, jika pendaftaran dibuka sejak tanggal 27 agustus hingga 31 Agustus 2020. Dengan kata lain, pendaftaran terakhir adalah hari ini. Lantaran singkatnya waktu pendaftaran, kemungkinan dilakukan perpanjangan.


Redho melanjutkan jika besaran kuota yang di berikan berkisar 30 hingga 50 GB perbulan sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan nomor 8202/C/PD/2020, tentang program pemberian kuota internet.


"Untuk mendapatkan bantuan kuota, nomor guru dan pelajar baik guru honorer dan sekolah swasta harus terdaftar  di Dapodik, untuk itu pihak SD dan SMP harus segara mendaftarkannya," ujar Redho.


"Pendaftaran di buka sejak tanggal 27 hingga tanggal 31 agustus, namun karena terbatasnya waktu, bisa saja di lakukan perpanjangan, kita lihat hari senin besok saat melakukan webinnar dengan kementerian," tandasnya.


"Bantuan yang diberikan yaitu 30 GB hingga 50 GB sesuai dengan surat keputusan menteri," pungkas Redho.


Dari data Disdikbud setempat, pelajar tingkat SD dan SMP baik negeri dan swasta yang berada di bawah naungannya berjumlah sekitar 30 ribu orang sedangkan guru baik negeri dan honorer berjumlah sekitar 5 ribu orang.



Penulis: Andeka Saputra

Powered by Blogger.