Syamsul Tegaskan Tidak Ada Tebang Pilih dalam Program BSPS dan BSRS

 

TrotoarNews- Jumat (03-08-202), Bupati Rejang Lebong, Syamsul Efendi membuka dan meresmikan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS). Peresmian di gelar di Kantor Kecamatan Curup Timur, yang di hadiri oleh Kasubdit Wilayah II, Kementerian PUPR, Candra RP Situmorang beserta jajaran, Kajari, Wakapolres, perwakilan Kodim, Kepala Dinas PUPRPKP Kabupaten Rejang Lebong, Yusran Fauzi, beserta jajaran, para asisten, kepala OPD, sejumlah camat, Kades, serta sejumlah penerima bantuan. Selain itu peresmian juga digelar di salah satu rumah si penerima bantuan.


Yusran Fauzi mengatakan, jika program BSPS pada tahun ini yang bersumber dari APBN telah direalisasikan sebanyak 110 unit, sedangkan program BSRS yang bersumber dari DAK telah direalisasikan sebanyak 113 unit dan program BSRS yang bersumber dari APBD telah direalisasikan sebanyak 240 unit. Yusran melanjutkan jika sejak tahun 2017 dan 2019 telah program BSPS dan BSRS telah direalisasikan sebanyak 3922 unit. dengan rincian, 2021 unit yang bersumber dari APBN, 1277 unit bersumber dari DAK, dan 624 unit bersumber dari APBD. 



"BSPS dari dana APBN yang sudah dilaksanakan dari tahun 2017 sampai tahun 2021 sudah dilaksanakan sebanyak 2021 unit. Bantuan BSRS dari DAK yang juga dilaksanakan sejak tahun 2017 sampai tahun 2021 sudah dilaksanakan sebanyak 1277 unit dan BSRS dari dana APBD yang dilaksanakan sejak tahun 2019 sampai tahun 2021 sudah dilaksanakan sebanyak 624 unit. Jadi, total bantuan yang telah direalisasikan di Kabupaten Rejang Lebong sebanyak 3922 unit", ujar Yusran dalam sambutannya.


Sementara itu, Syamsul menegaskan kepada pihak terkait agar tidak tebang pilih dalam merealisasikan program BSPS dan BSRS, agar kepercayaan masyarakat kepada pemerintah tetap terjaga. Selain itu demi mendongkrak angka penerima bantuan, Syamsul meminta dukungan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR.



"Pada program BSPS dan BSRS ini saya pinta tidak ada tebang pilih. Meskipun ia sanak camat dan sanak kades, kalau dia layak mendapatkan bantuan kasih. Namun jika rumah nya bagus, mobil nya bagus, jangan dikasih, meskipun ia sanak bupati. Karena apa, jika kita berbuat curang sekali saja, maka akan menghilangkan kepercayaan masyarakat. Jika tahun ini 110 unit, mudah-mudahan di tahun berikut nya di tambah lagi. Oleh karena itu, kami meminta dukungan kepada pihak Kementerian PUPR ", pungkas Syamsul dalam sambutannya.


Kasubdit Wilayah II, Kementerian PUPR,  Candra RP Situmorang mengapresiasi Pemkab Rejang Lebong yang memiliki program peningkatan kualitas rumah, karena mendukung kebijakan Pemerintah Pusat.


"Saya senang sekali tadi, karena mendengar pak bupati memiliki salah satu program peningkatan kualitas rumah karena mendukung kebijakan Pemerintah Pusat", tandas Candra dalam sambutannya.



Penulis : Andeka Saputra

Powered by Blogger.